Munggahan ke Bukit Tunggul

*lagi-lagi late post*

Ternyata, setelah kusadari, hampir setiap tahun menjelang puasa, aku selalu diajak oleh pak asep untuk munggahan. Baru tau istilah ini dari temen di koprol.

Munggahan=makan-makan ato jalan2 menjelang puasa ramadhan.

Kalo dalam bahasa jawa Munggah=naik.

Jadi, pas dong apa yang kulakukan sekarang :D , munggah dalam arti yang sebenarnya :D .

Berarti udah tiga tahun ini aku selalu munggahan ke gunung. pertama kali ke gunung Tampomas, yang di sini, sekalian melakukan upacara kemerdekaan di puncak. dan di sinilah pertama kalinya kenal dengan pak asep. dalah satu bapak di high camp, dan dapat temen2 baru pastinya. yang kedua munggahan ke Pangrango. ke sini 2 hari sbelum ramadhan. dan pas turun, malamnya langsung tarawih. di sini ketemu dengan foundernya highcamp, pak hendri agustin. dan dapat temen2 baru lagi.

dan tahun ini, 23-24  Juli 2011, ke bukit tunggul, ketemu temen-temen baru lagi. coba ku ingat-ingat lagi ya. Ada pak asep, kang ogie, kang arief, kang adit, kang ipul, kang rangga, ricky, gina(kalo gak ada gina, kyknya diriku jadi yang paling cantik :mrgreen: ), dan om teguh. yang baru ketemu di sini yaitu kang rangga, kang ipul, ricky, gina, dan om teguh.

Melakukan perjalanan dengan mereka, diriku jadi merasa di tanah parahayangan yang sesungguhnya. Mereka banyak ngobrol dengan bahasa sunda, dan selalu menanyakan ke aku “ngerti kan ke?” “iya dikit-dikit”jawabku :D

Cerita sedikit tentang gunung ini:

Berada di Lembang, dengan ketinggian 2209 mdpl. Temen-temen rombongan Bandung, konvoi motor untuk menuju ke start pendakian, untuk diriku, aku menunggu mereka di SPBU sbelum pertigaan arah rangkuban parahu dan pasar lembang. untuk rombongan dari Jakarta menunggu di pasar lembang. Kalo kita tidak  naik motor, bisa dengan naik ojeg 25ribu untuk menuju ke perkebunan bukit tunggul. oiya, Bukit Tunggul ini berada di daerah perkebunan nusantara, Perkebunannya jenis sayur-sayuran, di sini juga terdapat area outbond keluarga, atau bagi yang mau ke curugnya juga ada, tapi driku gak tau sebelah mana:D. gak mampir ke curug sih..

Bukit tunggul searah dengan arah maribaya, tapi lebih ke atas lagi. Memasuki area Wisatanya, bayar 2500 per orang, untuk tarif motor kalo gak salah 2000. Lupa, dibayarin sihm jadi suka gak aware dengan tarif2nya :D

Setelah memasuki area wisatanya, kami memasuki area perkampungannya, dan di sinilah kami menitipkan motor kami.

Singkat cerita, memulai dengan ritual rutin, berdoa, pemanasan, dan foto bersama sebelum pendakian. sekitar pukul 10an.

ritual dulu, pemanasan, berdoa, dan poto :D

(oiya, untuk temen2 yang lain sebelumnya sudah  melakukan pendakian ke Gunung Bukit Tunggul, tapi belum sampai puncak karena lost track dan cuaca, jadi pendakian ini juga dalam misi pembukaanjalan dan pembentukan pos-pos pemberhentian, seneng deh jadi salah satu tim pembuka jalan :D )

Karena itu, tiap belokkan, dan tiap pemberhentian, kami memberi tanda dengan mengikatkan string line pada pohon-pohon (tidak dengan tali rafia, biar lebih awet, kata pak asep), dan juga memasang petunjuk arah.

karena bulan lalu naek ke manglayang, untuk track gak jauh beda dengan manglayang, hanya vegetasi di sini lebih banyak macamnya, setelah pos 3, semua pohon berlumut, dan mulai banyak anggrek hutan. kalo sebelum pos dua masih nemu tanaman labu siam dan cabe gendot, dan tanjakan sebelum pos satu merupakan area dengan view paling luas terakhir. setelah pos satu akan lebih banyak dilingkupi pohon.

Tapi sesekali kami berada di punggung gunung, dan melihat gunung-gunung lain. Termasuk gunung burangrang dan gunung manglayang menjadi pemandangan yang indah di sini. :)

Untuk puncaknya pun setipe dengan manglayang, tertutup oleh pohon, bed adengan tampomas dan bungrangrang yang terlihat city view dari puncak. Hal ini yang mungkin menjadikan gunung bukit tunggul menjadi gunung yang cukup sekali saja untuk dilewati bagi para hikers.

Tapi menurutku, sebagai seorang pemula, dari beberapa gunung yang kudatangi (yang baru sedikit sekali) masing-masing punya keistimewaan sendiri, yang membuatku kangen untuk datang lagi, entah itu dari gunungnya sendiri, maupun rasa kebersamaan dengan teman-teman baru :)

NB: dan ketika ini ditulis, kemungkinan besar temen2ku yang lain sedang bersiap menuju ke gunung tampomas lagi, untuk takbiran di puncak.. (aku hanya bisa geleng-geleng kepala).. oiy, mumpung ingat, untuk tips2 pendakian di bulan ramadhan ada di mountmag edisi ketiga, langsung aja ke web nya ya, gratis kok untuk download artikelnya.. :)

3 comments on “Munggahan ke Bukit Tunggul

  1. trima kasih atas artikel nya.,!!
    kami sebagai petugas Agrowisata Bukittunggul mengucapkan trima kasih atas partisipasi membuka informasi di media kepada masyarakat luas.,.,thank you bu.,!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s