Jilbab Traveler The Movie

Berawal dari buku tentang berbagai pengalaman tentang para muslimah yang berada di luar negeri, kemudian terbitlah novelnya, dan akhirnya tayanglah Movie-nya. πŸ™‚

Alhamdulillah, kemaren dapat kesempatan untuk menyaksikan premier The Jilban Traveler-Love Sparks in Korea, di Premier XXI Bandung. Dapat kesempatan juga foto dari salah dua tokoh nyata dari film ini. πŸ˜€


Dilihat dari judulnya saja, bisa ditebak bahwa iya, film ini tentang muslimah yang suka jalan. Namun, banyak hal yang tersampaikan dalam film ini. Sepanjang membaca novel ini, dan pun melihat film ini, aku banyak ngaca pada diriku sendiri. Sudah benarkan niatku dalam melakukan sebuah perjalanan, apakah hanya demi sekedar cap paspor, sekedar koleksi foto, padahal ada atribut yang menempel pada diriku, jilbabku, kemuslimahanku, Islam.

FIlm ini memiliki setting di South Korea, Baluran, Kawah Ijen, dan Jakarta. Siap-siap saja, bikin trip dengan tema LSIK yang mengambil tujuan Baluran dan Kawah Ijen, ditambah Pulau Menjangan juga oke. πŸ˜€

Tak hanya tentang travelingnya, film ini juga menekankan bahwa, jangan sampai kondisi kitaΒ  baik itu tentang fisik, pendidikan, materi atau apapun itu menghalangi kita untuk mengejar cita-cita kita. Dan dukungan keluarga memiliki peran untuk membangkitkan kepercayaan diri kita untuk dapat mengejar segala cita-cita kita.

Rania, tokoh utama dalam film ini, memiliki Ayah yang menjadi inspirasi dia untuk terbang ke berbagai tempat. dan yang awalnya ibu nya pun menentang tentang kepergian Rania, akhirnya pun dapat melepas anaknya untuk ‘terbang’ menjemput cita-citanya. Di bagian ini, cukup terlihat bagaimana kekhawatiran orang tua, terutama ibu, yang melihat anak gadisnya pergi kemana-mana sendiri, tanpa mahrom. Dan memnag kondisi ideal adalah seorang wanita bepergian disertai dengan mahromnya. Tapi jika tak menemui kondisi ideal ini, jangan sampai meghambat kita untuk dapat meraih ilmu di luar sana. ( Aku mulai baper saat adegan di awal film ini, hal yang sama terjadi padaku)

Selain itu, film ini juga bercerita tentang romantisme. Bahwa saat bertemu dengan orang, benteng utama adalah keimanan, akhlak. Ini terlihat saat Rania bertemu dengan Hyeun Geun. Bagaimana romantisme itu terbentuk, dengan batas-batas tertentu. Namun, (maaf jika terlalu spoiler) alur cerita yang cukup berbeda dari novelnya untuk bagian ini, aku kurang sependapat. Karena memang, godaan terbesar ketika seseorang menuju pernikahan adalah besarnya keraguan, dan dalam alur ini, hal ini terjadi.

Ya, secara garis besar, Film ini tayangan yang aku rekomendasikan. Jika kamu suka traveling, cobalah bawa orang tuamu nonton ini, agar ayah-ibu tahu, apa yang sebenarnya ada di benak anak-anaknya, saat mereka berpamitan pergi. Boleh juga bawa orang-orang lain yang berkepentingan dengan mu, dalan hal pemberian ijin agar tidak terlalu khawatir. Dan di luar sana, dengan melangkahkan kaki lebih jauh, kamu bisa belajar lebih banyak hal, menjadi duta Islam, dan menjadi lebih sayang dengan keluarga.

Jangan lupa, mulai tayang besok tanggal 5 Juli 2016.

Selamat bermesra dengan malam terakhir di bulan Ramadhan tahun ini. Semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan. Aamin..

Kejadian Random di Korea (part I)

Hari ke 17 meninggalkan tanah air, dan hari ke 7 di Negeri ginseng. Setelah 6 hari berjalan sendiri ke beberapa kota, baik hanya untuk sekedar jalan sendiri, mengunjungi sahabat, sampai dengan menyelesaikan kerjaan yang ternyata deadlinenya berbeda dari yang aku ketahui. Hhuhuu

Saat ini, aku sedang menunggu kedatangan teman-temanku. Yang sekarang entah sudah sampai mana. Saat komunikasi tergantung jaringan wifi, hanya mengharap mereka segera membalas pesan-pesanku.

Menunggu ditemani oleh kopi panas dan pahit, serta hujan yang nampaknya sudah mulai reda.
Hari ini, aku praktis hanya berjalan-jalan keliling dari subway satu ke subway lain, sambil menunggu, sambil membawa bawaan yang sudah mulai beranak . -_-
eh, di Seoul station tadi aku disamperin dua nenek-nenek, dan mereka agak maksa meminta untuk melihat ke layar tablet mereka. Aku sudah curiga terhadap apa yang mereka lakukan, dan benar saja, beberapa detik setelah aku melihat ke tablet mereka, sudah muncul tanda-tanda `rekruitasi` terhadap kelompok mereka. Aku sebenernya pengen ngajak `diskusi`, tapi aku agak ngos2an mencari tempat duduk, sambil geret-geret koper πŸ˜€ . Dan aku hanya bisa melihat mereka, sambil menunjukkan jilbabku, ` I`m Muslim`.
Ini bukan kali pertama, saat baru mau keluar dari Stasiun Gumi, aku juga didatangi oleh kelompok sejenis, dan saat itu pelakunya adalah mbak-mbak, juga waktu aku mau ke daerah masjid besar Seoul di Itaewon, aku hampir dicegat oleh orang sejenis. Mereka gigih juga ya, semoga mereka mendapat hidayah.

Kejadian satu lagi, saat aku sudah duduk manis, menunggu kabar. Uang dari sakuku terjatuh, dan masih rejeki. Ada orang yang menepuk aku dan kasih tau bahwa uangku terjatuh. :
Kemudian, di depanku ada seorang kakek. Awalnya aku pikir kakek itu adalah petugas kebersihan, karena melongok-longok ke tong sampah. Sebelumnya juga ada seorang yang berseragam yang mengambil sampah, seplastiknya dan mengganti dengan plastik baru. Kupikir kakek itu petugas juga. Namun ternyata kakek itu mengambil gelas-gelas di tong sampah, dan menyedotnya. 😦 berulang kali dia lakukan itu. Apakah dia salah satu tunawisma di negeri ini? Aku cari-cari di kantong bawaanku, gak ada minuman kemasan. Dan akhirnya aku berikan saja roti yang ku punya. Aku tak tahu gimana budaya yang berjalan di negeri ini, apakah memberi sesuatu ke tunawisma, diperbolehkan atau tidak. Aku beri dengan cepet, dan kembali lagi ke tempat dudukku semula. Agak-agak cemas jika ada pihak yang mencurigai aku. Dan ternyata akunya saja yang terlalu berpikir yang macam-macam.

Kenapa aku sempet berpikir yang macam-macam? Kejadian sebelumnya, saat di Busan, waktu di subway, ada orang masuk dan dia menjatuhkan headset. Aku reflek mengambilnya, dan memanggil orang itu. Namun dia tidak respon, saat aku dekati, dia agak sempoyongan, dan pandangannya gak fokus. Aku baru sadar, bahwa dia sedang mabuk. Aku mencoba untuk memberikan headset, tapi dia menolaknya. Lalu aku mencoba untuk minta bantuan orang lain untuk memberikan headset ke orang itu. Tapi akunya dicuekin 😦
Saat mau turun, aku lihat orang itu duduk, dan aku taruh aja headset di tas yang dipangkunya. Namun dia menolak lagi dan memberikan lagi tuh headset. Daripada berdebat dan akunya mau turun, aku ambil saja headsetnya.
Saat aku menceritakan ke teman yang lain, orang sini kebanyakan emang cuek-cuek. Saat di subway, most of them, yang muda-muda, kalo gak maen hape ya nutup telinga pake headset.

Welcome to korea πŸ˜€

By marlindia Posted in blog

Try Everything

Beberapa pekan lalu, gara-gara salah info jadwal kungfu panda 3, yangternyata baru esoknya ada, aku nonton Zootopia. Ini tentang film Animasi. Nonton Film tanpa ada review dan thriller, jadi tebak-tebakan apakah filmnya bagus atau tidak.

In the end, film nya ternyata lucu, bagus, dan……….
Bikin Baper.. πŸ˜€

Ceritanya tentang dunia binatang, yang berevolusi, mereka jadi pake baju, menggunakan gadget, dan tidak mengenal yang namanya manusia. Tokoh pusatnya ada kelinci yang ingin jadi polisi. Yang biasanya polisi itu terdiri dari binatang-binatang mamalia yang dulunya buas.

Singkat ceritanya ( duh maaf ya, masih pemanasan lagi mengaktifkan blog, jadi singmkat-singkat dulu :D)
Singkat cerita si kelinci bisa jadi polisi…

Pesan moralnya.. hmmm..

Jangan takut untuk bercita-cita, meski orang lain menganggap itu tidak mungkin.

Nih, OST nya yang bikin semangat dan bagus juga buat teman dalam perjalanan πŸ™‚

Gimana, lagunya bikin semangat kan? Hehehe..
Aku akhir-akhir ini lagi banyak belajar hal baru. Dan ternyata belajar dengan guru itu jauh lebih mempercepat penguasaan materi dan pemahaman yang lurus, daripada belajar otodidak.

Doakan ya, agar masih semangat untuk mewujudkan cita-cita dan impian. πŸ˜‰

Wanted

[DICARI]
Dear rekan-rekan semua,
Mohon sekiranya membroadcsat ke semua grup yang rekan-rekan miliki.
Laptop dengan spesifikasi berikut:
Asus putih X200CA, serial number E2NOCX170725074
Lenovo hitam G400S, serial number CB26925727

Sejak 17 Oktober 2015, telah berpindah tangan secara terpaksa.
Jika ada rekan-rekan yang mengetahui atau membeli laptop dengan spesifikasi di atas, mohon menghubungi
Marlindia ( 081321405381 ). Hanya untuk meng-copy data-datanya saja. Meski sudah terformat, akan mengusahakan untuk recovery data. Laptopnya akan tetap menjadi milik dari pemiliknya sekarang.

Terimakasih

*NB: Kejadian sudah dilaporkan ke pihak yang berwenang, tapi tanpa adanya saksi mata, pihak tersebut tidak bisa membantu.

Sebagai salah satu usaha, semoga masih berjodoh dengan data-data di dalamnya.. 😭

By marlindia Posted in blog
Video

[videoclip] Dekat di Hati

 

Kalo lagi muncak, taglinenya bukan ‘Jauh di mata, dekat di Hati’, tapi ‘Dekat di Mata, Jauh di Kaki’. πŸ™„

Pertama denger lagu ini, pas dengerin radio saat perjalanan pulang dari kampus. Jarang-jarang, aku ber-headset ria. Tapi saat itu, hanya berniat untuk menghitung jarak, berapa lagu perjalanan kampus-rumah jika dilakukan dengan bersepeda.

Kemudian, hari ini, saat lagi iseng browsing tiket, di Headnews sebuah maskapai penerbangan, ada gambar RAN, dengan hashtag mirip dengan judul lagu ini.

citilinkdeketdihatiAku klik tuh gambar, dan tertaut ke youtube

Dering telponku membuatku tersenyum di pagi hari
Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi
Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini
Tawa candamu menghibur saatku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku s’lalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun kau dekat di hati

Jarak dan waktu takkan berarti
Karena kau akan selalu di hati
Bagai detak jantung yang kubawa kemanapun kupergi

Videoclip-nya lucu. Aku sering banget, saat jalan-jalan sendiri, ingin ada sobatku yang menyusulku,hanya untuk memastikan agar aku gak sendirian. :mrgreen:

dan akhir tahun ini, terancam jalan-jalan sendiri, sambil dengerin lagu ini. πŸ˜€

 

[Trailer] Assalamu’alaikum Beijing

Saat baca bukunya pertama kali, aku merasa tersindir banget. πŸ˜€
Aku, yang saat itu, belum bisa move on sepenuhnya dengan masa lalu.
Aku, yang saat bisnis trip untuk conference, mendapat bantuan dari seorang kawan non muslim, selama dua hari berkeliling danau toba. Saat mengetahui dia bukan muslim, barrier dalam diri langsung terpasang tinggi. Sampai saat ini hanya berteman baik, dan tidak akan mengharapkan dia berubah jadi Zhong Wen. πŸ˜€

Terimakasih, atas ditulisnya novel Assalamu’alaikum Beijing, dan memfilmkannya.
Semoga buat sahabat yang berjuang untuk move on, tetap mewarnainya dengan hal-hal yang membuat Sang Penguasa Hati tetap ridho pada kita.
Semoga kita mendapatkan pengganti yang jauh lebih baik dan ‘pas’ dengan kita. Aamiin..

Salam move on.. πŸ™„

*awal Tahun Lalu, sempet hampir booking tiket buat backpacker an ke Beijing, tapi ternyata travelmate, mendadak gak bisa, so batal deh. next time, semoga bisa lebih berani jalan-jalan sendiri D:

By marlindia Posted in blog

Sepeda dan Cerita Ulang Tahun

Hai Dad, long time no see..

Sorry for the late post..
Aku ingat kalo kemaren itu hari ulangtahun bapak, tapi kemaren itu hari yang hetrick.. Dan aku sempet terlupa kalo hari kemaren itu adalah tanggal 26 november.

Tapi, gakpapa ya, sebagai gantinya aku mau menceritakan tentang hari kemaren.

Aku pertamakalinya, setelah absen beberapa tahun bersepeda, akhirnya bersepeda kembali. Iya, aku ke kampus dengan bersepeda. Hal yang biasa sih. Tapi, bukan karena tidak ada apa-apa aku akhirnya bersepeda lagi.

Yang perlu bapak tahu, biar aku bisa olahraga rutin, biar pas naik gunung tidak ngap-ngapan.Β  πŸ˜€ , juga karena susah menyisihkan waktu untuk sekedar jogging rutin. (btw, bapak tau kan kalo aku sering jalan-jalan ke gunung? jangan marah ya.. )

Dengan bersepeda ke kampus, jadi ambil waktu pulang-pergi sekaligus berolahraga. toh, waktu tempuhnya berbeda 10menitan dari naik motor.

Semoga bapak gak marah, saat aku memutuskan untuk bersepeda ke kampus. Tenang, saat ini tidak setiap hari kok, masih pemanasan. Hari ini aku naik angkot dan nebeng separoh jalan.

ini sepeda ku, botol minumnya botol Hello Kitty πŸ™„ , tapi kemaren tutupnya hilang 😦

selamat datang igon...

selamat datang igon…

Oiya, tadi, pagi-pagi aku kurang sadar akan waktu, jadinya berangkat kesiangan, dan akhirnya sarapan di atas angkot. Hanya separoh yang kuhabiskan, dan sisanya kuhabiskan di kampus. Jangan marah ya, Pak.. πŸ˜€

Eh, Bapak apa kabar? semoga sehat selalu ya.. doakan aku ya pak..

kalo kata RAN di lagunya

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara

meski via suarapun kita belum bisa jumpa, semoga kita masih bisa berjumpa lewat doa-doa kita. dan berjumpa secara fisik secepatnya.. πŸ™‚

Happy Birthday, DAD

image

Maaf pak, ini ucapan tahun lalu.. tidak apa apa ya.. kemaren hiking terakhir berniat untuk menuliskan kembali, tapi kondisi kurang memungkinkan.. 😦

Your lovely daughter
Mikes

By marlindia Posted in blog

Past

Pekan lalu ada sebuah festival seni di Bandung. Awalnya sekalian ada agenda foto bareng dengan teman-teman di komunitas, dan ternyata aku salah lihat tanggal.
Akhirnya aku pergi sendiri, berkunjung. Diselingi  oleh hujan, dan macet akhirnya sampai juga. Mencoba mencari-cari teman-teman, tidak ketemu juga.
Berkeliling sendiri, keluar masuk stand membidikkan kamera ke banyak arah. Saat menuju ke pintu keluar; entah kenapa, di antara ribuan manusia, ramenya suasana, mataku tertarik pada sebuah titik.

I saw your face in a crowded place,
And i don’t know what to do

(You’re beautiful, James Blunt)
^backsound moment itu πŸ˜€

Beberapa detik, aku terbengong. Aku melihatnya, dia, dia di sini. Seorang dari masalalu ku, yang seharusnya aku sudah menyiapkan diri untuk momen seperti ini.
Setelah beberapa detik, terbengong, aku langsung balik arah, menyembunyikan diri, mengarahkan pandangan ke arah lain, dan berharap menjadi invisible. Walaupun belum tentu juga dia nya sadar ada aku juga. πŸ˜€
Tapi, sesaat aku sadar, ini saatnya aku membuktikan bahwa saat ini, aku sudah baik-baik saja, masih hidup masih sehat,dan makin berkarya.
Aku mencoba mengejar ke arah yang sama, tapi aku sudah kehilangan jejak.
Atau mungkin aku tadi hanya berhalusinasi saja…

“Aku sudah memaafkan mereka.
Rasa sakit itu sudah tidak ada.
Luka itu sudah kering.
Tapi entah apa yang harus kulakukan saat bertemu dengan mereka?”
Tanyaku.. Saat berada di ketinggian, berteduh dalam tenda, menunggu hujan agak reda..
“Jangan dihindari, temui, tanyakan apakah mereka baik-baik saja, dan tunjukkan bahwa kamu baik-baik saja.” saran dari rekan dalam perjalanan.

Iya, aku baik-baik saja, dan hidupku selama ini luar biasa.
Tapi, peristiwa di festival itu, membuatku merasa gagal, refleksku masih menghindar.
Apakah aku bersungguh-sungguh telah berdamai dengan masa laluku?
Apakah aku bersungguh-sungguh telah memaafkannya?

Dan aku hanya ingin, masalalu itu hanya seperti spion, yang hanya perlu dilihat sekilas dan tak berlama-lama, agar aku bisa berlari lebih cepat dan lebih jauh menuju masa depan.
Bisa jadi, kamulah bagian dari masa depanku, bukan dia.
Kutuliskan hal ini, juga sebagai cara bahwa aku benar benar ingin berdamai, dengan menceritakan kepadamu…

image

Salah satu adegan di serial Sherlock Holmes, season 3 epsisode 3.
So sweet banget pas adegan itu.

Drop..

Hai kawan..

Aku baru pulang dari Jogjakarta.. Kota yang penuh kenangan. kemaren memang bukan kali pertama aku ke sana. Tapi selama ini, berapa kali pun aku ke berkunjung ke tempat yang sama, akan menghasilkan cerita yang berbeda.

Salah satu agenda ku ke Jogja adalah untuk berkunjung ke Merapi. Sedihnya, kejadian saat berkunjung ke Merbabu terjadi kembali. Dua gunung yang kukunjungi terakhir ini, tidak bisa aku nikmati dengan maksimal. Aku drop, sakit di tengah-tengah jalan. entahlah apa penyebabnya, kemungkinan utama dari jadwal makan yang kurang teratur.  Dengan kondisi seperti ini, aku jadi merasa tidak enak hati dengan teman teman yang lain. Aku sangat membuat repot. 😦

Karena penasaran, aku jadi pengen nyoba hiking yang ringan di papandayan. mencoba dengan hiking yang jadwal makannya selalu tepat waktu dan jenis makanannya pun yang bersahabat dengan asam lambung πŸ˜€

Blogger day

Menjenguk salahsatu sosmed, melihat TL penuh dengan ucapan tentang hari blogger..
Owh, ternyata hari ini, hari blogger..
Wah selamat yaaa, temen2 blogger..
Selamat juga ya buat blogku…
Sudah mulai bersarang sepertinya.. πŸ˜€

Sebenernya banyak banget draft yang nongkrong di dashboard. Tapi kalah dengan kemalasan untuk menyelesaikannya.. apa ya istilahnya, semacam writerblock gitu… πŸ˜€

Banyaaaakkk banget yang ingin aku bagikan, tapi ya itu, ide dan pikiran kalo tidak segera dituangkan feelnya akan berkurang..

Sekarang coba rajin deh buat nulis, meski tentang hal yang remeh temeh dan hal yang sudah basi.. gakpapa kan, gakpapa ya..

Hanya saja, kalo aku berselancar di dumay, blog yang populer kebanyakan yang memiliki tema khusus. Misal food blog, travel blog, cooking blog dlll.

Jadi, sepertinya blog ini, bertemakan gado-gado, segala topik ada, segala aya, banyak bumbu… gakpapa kan yaaa…
Toh gak wajib kan ya, punya tema khusus..:D
Asal rajin nulis aja, rajin update, hitung belajar nulis siapa tau bisa terbit buku.., πŸ˜€

Yuk ahh, rajin update dan saling berbagi kebaikan..
Salam
M. Ike S.

Terimakasih

DSC06502

Merapi from Merbabu

Semakin bertambahnya langkah kaki ini, membuatku makin bersyukur, dan membuatku lebih yakin bahwa orang baik ada di mana-mana.

Lihatlah senja itu. Para manusia yang baru ku kenal beberapa jam, membantuku hingga aku bisa menyaksikan senja itu.

Ribuan ucapan terimakasih dan permohonan maafku, tidak akan cukup untuk membalas kebaikan mereka dan menutup rasa bersalahku.
Semoga kalian semua sehat selalu…
Senang rasanya dapat kesempatan berjalan dengan kalian..

Salam…
M. Ike S.

By marlindia Posted in blog

Beautiful is Pain (?)

‘aduuhh.., sakit mbak..’ saat mbak kapster memulai mengambili komedo yang sudah sangat ‘dalam’.

’emang mbak, kan jadi cantik itu sakit..’

Gak setuju banget dengan ucapan mbaknya, dan juga jargon beautiful is pain.

Mungkin ada benarnya, jika kita sebagai manusia sudah menetapkan standar bahwa cantik itu adalah putih, mulus, langsing, molek, bibir merekah, bulu mata lentik, rambut panjang halus, dan kaki mulus seperti kaki meja.

Definisi cantik seperti itu juga sudah tertanam pada diri kita dengan berjubelnya di media, iklan tentang produk kecantikan. kecantikan dengan definisi umum.

Kalau menurut saya sendiri, cantik itu ketika dia sehat, bersih, dan cerdas.

Jadi greget ketika lihat video clip ini

dan setiap wanita itu dilahirkan dengan kecantikannya masing-masing, yang mungkin tidak semua orang bisa melihatnya.

Jangan menyakiti dirimu untuk memenuhi standar kecantikan umum, my sista..

Sehatlah, maka tubuhmu dengan sendirinya akan mengeluarkan kecantikannya.

Cerdaslah sehingga aura kecantikanmu pun bertambah.

bentengi dirimu agar kecantikanmu hanya mendatangka kebaikan.

Kota [ber] Lumpur

Delapan tahun yang lalu, sebuah bencana menimpa kota yang terkenal dengan Petis Udang dan krupuk. Namun setelah kejadian tersebut, kota ini lebih dikenal dengan ‘Lumpur’nya daripada hasil lautnya.

“Asalnya dari mana”

“Dari Sidoarjo.”

“Ohh… Yang kena lumpur Lapindo itu ya?”

‘Senyum meringis’

 

Sidoarjo, sebuah kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Timur, sebelah selatan Surabaya. Di sini terdapat bandara Internasional, Juanda dan terminal Bungurasih atau dikenal juga sebagai terminal Purabaya, yang merupakan terminal penghubung hampir seluruh kota di Jawa Timur dan propinsi yang lain.

Kota yang juga dikenal sebagai Kota Delta, karena berada di daerah delta sunga, diapit oleh sungai Porong dan Sungai Mas, kini ujung kota berupa daerah penuh genangan lumpur.

Saat libur lebaran, aku menyempatkan diri untuk melihat kondisi terakhir dari daerah semburan lumpur.

Benar saja, daerah tersebut, yang terdiri dari 11 desa sudah tidak terlihat bentuk desanya. Dimulai dari terlihatnya tanggul di sepanjang tepi Jalan utama Surabaya-Malang, daerah itu dipenuhi oleh berbagai bentuk lumpur, mulai dari yang sudah kering, sampai yang masih berupa aliran sungai. Sungai kecil yang bukan air yang mengalirinya tapi lumpur cair.

Aku berdua dengan adikku, mengunjungi tanggul itu dengan berkendara motor. Begitu memasuki area tanggul, ada seseorang yang menghentikan motor kami, dan meminta uang 10.000 sebagai uang ijin masuk.

Area tanggul sudah menjadi sejenis tempat wisata. Aku hanya berpikir positif, orang yang mencari uang di area ini adalah merupakan korban dari tragedi ini.

Di sini sudah terdapat warung kopi, penjual DVD tentang sejarah Lumpur, dan tukang ojeg.

Jika kita membawa kendaaraan roda empat atau lebih, kendaraan parkir di bawah tanggul. Kalo ingin memasuki area dan ingin berkeliling-keliing ada tukang ojeg yang bisa mengantarkannya.

Kami pun mencoba mengelilingi area tanggul, tapi hanya bisa separoh, karena cuaca dan udara sangat terik dan panas. Tapi ditengah-tengah kami dihentikan lagi oleh ‘penjaga’ tanggul dan dimintai uang lagi. Saat kami menjelaskan bahwa kami sudah membayar di depan saat kali pertama masuk, mereka mengatakan bahwa area ini sudah masuk desa yang berbeda, jadi harus bayar lagi.. OMG…

Di tengah-tengah area ternyata ada sekumpulan patung dari lumpur. Konon cerita dari abang penjual DVD, patung-patung itu merupakan hadiah dari seorang seniman, untuk menyambut salah satu capres yang akan berkunjung ke sana.

DSC05918

Tolong kamiii..

DSC05913

patung lumpur

Kata bapak-bapak yang menawarkan jasa guide, lokasi patung ini, sebenarnya sudah kering lumpurnya, tapi beberapa waktu ini, lumpur menyembur lagi, dan jadi basah lagi.

Ketika isi bumi dikeluarkan terus menerus, meninggalkan ruang kosong di bawah, tinggal menunggu apa yang akan terjadi.

Ya Allah, semoga masalah ini segeraΒ  terselesaikan.

By marlindia Posted in blog

Galau antara berangkat dan tidak

dari kemaren bingung..
Sebenarnya salah satu wishlistku adalah bisa mengunjungi Ranu Kumbolo dalam keadaan sepi, at least gak terlalu kayak pasar dan Ingin menikmati ketenangan tapi gak terlalu merasa sendiri.
Saat ini ada seorang kawan yang sedang berada di kawasan Semeru. Mupeng, pengen nyusul, tapi di sini banyak hal yang belum bisa ditinggal.
Sebenarnya kalau mau nekat bisa saja berangkat sore ini. besok pagi sampai Malang, dan sore sampai Ranu pane, dan sedikit ngebut ke Rakum mengejar sebelum magrib.
Ketemuan dengan kawan di Rakum yang menginap semalam di rakum, setelah muncak..
Kereta ke Malang berangkat pukul 18.00
dan saat ini aku masih duduk di kantor, menghela napas, memberikan keputusan terakhir untuk ketidakberangkatan ku..
Semoga lain kesempatan bisa ke sana, dalam kondisi dan suasana yang berbeda dan menyenangkan.
Aamiin..

Happy birthday, mom

Sekali lagi, tahun bertambah
Tak banyak yang kusampaikan, selain doa doa yang terus bergulir untukmu ibu..
image

Maafkan, jika anakmu ini masih belum bisa memberikan yang terbaik untukmu..

By marlindia Posted in blog